MINYAK DAN GAS BUMI RIAU
Minyak dan Gas Bumi RIAU memiliki 2 aktivitas pokok dari migas, yaitu (1) Produksi Minyak dan Gas, (2) Kilang (minyak, Gas, LPG, LNG). Dan penyimpanan BBM untuk kebutuhan
distribusi di Riau tidak ada, yang ada adalah penyimpanan BBM sementara dari
hasil produksi BBM Kilang minyak.
Para pelaku aktivitas Minyak dan Gas Bumi RIAU adalah perusahaan MIgas, yaitu : (1) PT PERTAMINA , (2) PT. Chevron Indonesia company, (3) PT. EMP Malaca, (4) PT. Sarana
Pembangunan Riau, (5) PT. Sumatra
Persada Energi.
Disamping
kegiatan tersebut kegiatan lain adalah ekspor dan impor Minyak Bumi dan Gas.
Ekspor migas Riau berupa Minyak mentah,
dan beberapa produk turunan dari Migas termasuk ekspor BBM, hanya ekspor diluar
minyak jumlahnya relative kecil.
EKSPOR
MINYAK DAN GAS BUMI.
Minyak dan gas bumi RIAU di ekspor
melalui 2 pelabuhan, yaitu : pelabuhan Dumai, Pelabuhan Sungai Pakning. Dari kedua
pelabuhan tersebut RIAU tahun 2012 menyumbang devisa keTIGA terbesar dari
ekspor migas nasional, SETELAH KALTIM dan KEPRI, yaitu senilai 5,7 milyar USD,
atau sebesar 15,8 persen dari nilai ekspor migas Nasional.
TABEL 1
EKSPOR MINYAK
TAHUN 2012
PELABUHAN
|
dlm juta barrel
|
Juta USD
|
DUMAI
|
49.04
|
5,548
|
SUNGAI PAKNING
|
1.12
|
131
|
TOTAL
|
50.16
|
5,679
|
Sumber : diolah BPS
